CV. Joyo adalah salah satu badan usaha penyedia layanan jasa service pada perangkat pendingin ruangan ruangan/ Air Conditioner dan regrigasi, bongkar pasang AC untuk kebutuhan Rumah, toko, mini market, kantor, sekolah, kampus, pabrik, rumah sakit, klinik. Badan usaha yang berdiri sejak 2016 tersebut beralamat di Jl. Wonocolo II/37a Surabaya. CV. Joyo dipimpin oleh Bambang Irawan dan Wakil pimpinan yaitu Mulyadi, memiliki Visi “Kepuasan pelanggan service AC adalah prioritas kami“ dengan Misi sebagai berikut :

  1. Melayani dengan sepenuh hati
  2. Memberi pelayanan yang dilakukan oleh tim profesional
  3. Merespon dengan cepat pesan masuk
  4. Memberi garansi pada setiap pengerjaan
  5. Joyo melayani jasa kurang lebih sebagi berikut :
  6. Pemasangan Ac Ruangan
  7. Bongkar & Pasang
  8. Pindah Posisi Ac
  9. Istalasi Pipa Ac Tertanam
  10. Borong Jasa Pemasangan Ac
  11. Pengadaan Unit Ac Baru
  12. Pengadaan Material Ac
  13. Service Cleaning
  14. Service Kerusakan
  15. Over Haul Ac
  16. Isi Freon ( Standart, R22 & R32 )
  17. Isi Freon ( Inverter, R410a )
PENGERTIAN AC

Air Conditioner (AC) adalah mesin yang dibuat untuk menstabilkan suhu ruangan dan kelembapan udara di suatu ruangan. Alat ini digunakan untuk mendinginkan atau memanaskan, tergantung kebutuhan yang diinginkan. Namun kebanyakan orang,  AC sering digunakan sebagai pendingin udara untuk menyejukkan ruangan.

FUNGSI AC

Sesuai namanya Air Conditioner (AC) memiliki fungsi untuk mengatur udara di sebuah ruangan agar terasa Sejuk, Nyaman, dan Sehat. Ada tiga hal yang dapat diatur dengan menggunakan AC. Yaitu Suhu, Kelembapan, dan Kebersihan Udara.

1.Mengatur Suhu Udara

Fungsi utama AC adalah mengatur suhu di dalam ruangan. Suhu yang diinginkan dapat Anda atur melalui angka yang tertera pada Remote Control. Pada umumnya, suhu terendah AC adalah 18Celsius dan suhu tertingginya 30Celsius.

2. Mengatur Kelembapan Udara

Suhu dan kelembapan udara saling berkaitan sehingga secara tidak langsung AC juga berfungsi mengatur kelembapan. Suhu AC sebaiknya diatur pada suhu ideal, yaitu 24–26 derajat Celsius karena udara yang terlalu dingin memiliki kelembapan tinggi sehingga menyebabkan kulit menjadi cepat kering.

3. Membersihkan Udara

Mesin AC dilengkapi dengan filter untuk menyaring debu dan kotoran yang terdapat di dalam udara sehingga menjadi bersih dan sehat. Oleh karena itu, filter AC harus dibersihkan secara rutin untuk membuang kotoran yang tersaring sehingga udara bisa terjaga kesejukan dan kebersihannya.

KOMPONEN AC

Untuk dapat menjalankan fungsinya, AC didesain secara khusus dan terdiri dari beberapa komponen yang secara umum dapat dikelompokkan dalam empat bagian. Yaitu Komponen Utama, Komponen Pendukung, Kelistrikan, dan Refrigeran.

1.Komponen Utama

Komponen utama dalam sebuah AC adalah komponen yang berfungsi untuk mengatur suhu udara, terdiri dari Kondensator, Kompresor, Evaporator, dan Pipa Kapiler. Berikut ini adalah penjelasan mengenai pengertian dan fungsi keempat komponen utama tersebut.

A. Kondensator

Kondensator berfungsi untuk menukar kalor, mengubah wujud refrigeran dari gas menjadi cair, dan menurunkan suhu refrigeran. Pipa kondensator dibuat berliku-liku dan dilengkapi sirip. Kondensator diletakkan di luar ruangan agar dapat melepaskan panas pada refrigeran ke udara bebas.

B. Kompresor

Kompresor berfungsi untuk mengedarkan dan memompakan refrigeran ke seluruh bagian AC. Kompresor dilengkapi dengan dua pipa. Yaitu Pipa Hisap dan Pipa Tekan serta memiliki dua tekanan. Yaitu Tekanan Rendah dan Tekanan Tinggi.

C. Evaporator

Evaporator berfungsi menyerap dan mengalirkan panas dari udara ke refrigeran sehingga refrigeran berubah dari cair menjadi gas setelah melalui pipa kapiler. Evaporator mengambil udara panas dari ruangan yang kemudian melewati sirip-sirip pipa sehingga suhunya turun.

D. Pipa Kapiler

Pipa kapiler juga merupakan komponen yang sangat penting di dalam AC karena berfungsi menurunkan tekanan dan mengatur aliran refrigeran ke evaporator. Penurunan tekanan refrigeran menyebabkan suhunya juga ikut turun dan inilah yang menyebabkan udara yang keluar dari AC bersuhu rendah.

2. Komponen Pendukung

Selain komponen utama yang berfungsi mendinginkan udara, AC juga dilengkapi komponen-komponen lain untuk mendukung kerja AC. Berikut ini jenis komponen pendukung AC dan fungsinya.

  • Strainer : Menyaring kotoran yang terbawa di dalam refrigeran.
  • Accumulator : Menampung refrigeran cair bersuhu rendah dan campuran pelumas.
  • Evaporator : Menjaga agar aliran refrigeran menuju kompresor tetap lancar.
  • Blower : Mengisap udara panas dari ruangan dan menghembuskan udara dingin kembali ke ruangan.
  • Fan (kipas) : Membantu kondensator membuang panas ke udara luar.

3. Komponen Kelistrikan

Karena AC bekerja menggunakan tenaga listrik, maka dibutuhkan pula komponen kelistrikan yang memiliki berbagai fungsi sebagai berikut.

  • Termostat : Mengatur suhu ruangan secara otomatis agar sesuai dengan perintah pada remote
  • Kapasitor : Menyimpan daya listrik sementara agar ketika AC dinyalakan sudah memiliki energi untuk                        menghidupkan mesin.
  • Overload : Memutuskan aliran listrik pada kompresor jika kinerja kompresor terganggu, mati,                                     kekurangan oli, atau kekurangan refrigeran.
  • Motor Listrik : Mengubah energi listrik menjadi energi mekanik pada kipas AC.

4. Refrigeran

Refrigeran adalah zat yang mengalir dalam sistem AC dan berfungsi sebagai pendingin. Saat AC bekerja, refrigeran berubah wujud secara terus menerus antara cair dan gas untuk menghasilkan udara dingin.

CARA KERJA AC

Sebuah AC terdiri dari dua kumparan yang saling terhubung, yaitu kumparan evaporator yang diletakkan di dalam ruangan dan kumparan kondensator yang ditempatkan di luar ruangan. Kumparan tersebut berisi refrigeran yang mengalir secara terus-menerus.

Prinsip kerja AC sangat sederhana, yaitu menjaga agar kumparan evaporator tetap dingin (lebih dingin dari suhu ruangan) dan kumparan kondensator tetap panas (lebih panas dari suhu atmosfer). Refrigeran yang mengalir akan menyerap panas dari dalam ruangan dan membuangnya ke luar ruangan.

Adapun cara kerjanya adalah sebagai berikut:

  • Refrigeran dari evaporator yang bertekanan rendah mengalir ke kompresor sehingga menjadi bertekanan tinggi dan wujudnya berubah menjadi gas panas.
  • Gas refrigeran panas mengalir menuju kondensator dan panas akan dilepaskan ke luar ruangan dengan bantuan kipas. Selama fase pelepasan panas ini, refrigeran akan berubah menjadi cairan dan suhunya turun.
  • Refrigeran cair mengalir ke katup ekspansi yang berfungsi membatasi aliran dan mengurangi tekanan sehingga suhu refrigeran semakin turun dan lebih dingin daripada suhu ruangan.
  • Refrigeran dingin mengalir menuju kumparan pendingin (cooling coil) pada evaporator.
  • Udara panas dari ruangan yang masuk ke AC akan mengalir melalui kumparan pendingin tersebut sehingga menjadi dingin.
  • Udara dingin mengalir melalui kisi-kisi dan dikembalikan ke ruangan.
  • Proses tersebut terjadi secara berulang dan terus-menerus.
JENIS JENIS AC

Setiap perkembangan teknologi, kini AC diproduksi dalam berbagai jenis dengan penggunaan yang berbeda-beda. Berikut ini beberapa jenis AC yang dipasarkan di seluruh  Indonesia.

1. Jenis AC Split Wall

Inilah jenis AC yang banyak digunakan di rumah karena ukurannya kecil, harganya terjangkau, dan perawatannya mudah. Jenis AC split ini terdiri dari dua bagian yang ditempatkan di dalam ruangan (indoor)  dan diluar ruangan (outdoor). Kapasitas AC split bervariasi antara 0,5PK–2 PK.

2. Jenis AC Cassette

Jenis AC cassette banyak digunakan di ruangan yang lebih luas dan tinggi, seperti perkantoran yang besar, ruko ruko, atau ruang pertemuan dengan kapasitas 1 PK hingga 6 PK. Jenis AC cassette juga terdiri dari bagian indoor dan outdoor. Namun, bagian indoor tidak dipasang di dinding, tetapi di langit-langit ruangan.

3. Jenis AC Central

Seperti Hotel, gedung gedung bertingkat, dan mall biasanya menggunakan AC berjenis central karena memiliki kapasitas yang sangat besar. Cara kerja AC jenis ini adalah udara didinginkan di cooling plant yang terletak di luar ruangan, kemudian dialirkan ke dalam gedung tersebut.

4. Jenis AC Split Duct

Untuk Jenis AC split duct bekerja dengan cara membagi hawa dingin ke semua ruangan melalui sistem ducting. Pada AC split duct terdapat banyak pengatur suhu, tetapi memiliki satu titik kontrol yang terpusat. Jenis AC ducting juga sering digunakan di gedung atau ruangan yang luas.

5. Jenis AC Standing Floor

Sesuai namanya, jenis AC standing floor tidak dipasang di dinding atau plafon, tetapi diletakkan di atas lantai. Jenis AC ini sering digunakan di suatu acara. Karena mudah dipindahkan dan dilepas-pasang, AC standing floor ini sering disewakan.

6. Jenis AC Portable

Jenis AC portable berukuran kecil sehingga mudah dibawa dan harganya sangat ekonomis. Pada AC portable, bagian kompresor dan evaporator menjadi satu dan udara panas dari kompresor dibuang melalui pipa.

7. Jenis AC Window

Seperti AC portable, bagian kompresor dan evaporator pada AC window juga menyatu. Untuk memasang AC window, dinding harus dilubangi sesuai ukuran AC dan diletakkan di dalamnya menggunakan bracket dengan posisi bagian evaporator menghadap ke dalam ruangan.


HUBUNGI KAMI :


Whatsapp


Telegram


Wordpress